CERMIS Sudah sepuluh tahun aku tinggal di Dusun Tempedak, Desa Tajmahal, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Rumahku berjarak 177 kilometer dari kota Pontianak, sekitar lima jam dari pusat kota. Aku pindah ke daerah terpencil ini karena aku sudah bosan tinggal di Jakarta. Lepas dari pekerjaanku sebagai staf khusus istana presiden, aku memilih bertani bersama suamiku, Amran Husni, 58 tahun, di kampung ini, di mana suamiku itu adalah penduduk asli Dusun Tempedak. Kami membeli 100 hektar tanah dan kami bangun perkebunan jeruk siam. Jeruk itu tumbuh subur dan kami sudah mengekspor buah-buahan manis ini ke Kuching, Malaysia dan Bandar Sribegawan, Brunai darussallam. Dari penghasilan ku berkebun jeruk, pemasukan keuanganku jauh melebihi saat aku bekerja di istana negara. Walau keadaan ekonomi kami lebih dari yang lain, namun kami tetap bergaul dengan semua warga miskin daerah ini. Bahkan setiap kali panen, sebagian dari hasil perkebunan kami, kami sumbangkan untu...
Comments
Post a Comment